seperti yang kita ketahui perkembangan setiap daerah berbeda -beda seperti halnya di kampung LEBAK DALEUM yang mayoritas pekerjaannya sebagai petani ,berkebun,dan penyadap getah karet,dan para pemudanya kebanyakan memilih untuk merantau ke kota maupun ke daerah daerah penghasil ekonomi seperti , JAKARTA,TANGGRANG ,BOGOR,BANDUNG ,BANGGKA,KALIMANTAN,Dan kenegara tetangga MALAYSIA juga ada yang memilih merantau ke arab saudi.......
Di kp.LEBAK DALEUM,,lapangan pekerjaan sangat jarang sekali iya kalau ada keahlian mentok mentok jadi honorer itu juga kalau ada ijazah,,,,,yang gak punya nganggur permanen
okeelah... kita tinggalkan sejenak masalah pekerjaan kita bahas pembangunan
ya,,ya,, pasti agan semua sudah terpikir kampungnya aja baru denger iya kan....!!!
nah maknya saya bahas kampung lebak daleum itu...!!! kampung banget setiap jalannya harus melewati kebun dan hutan ,,kebayang gak pembangunan jalannya seperti apa,,,,????
jalannya hancur banget gan di ibaratkan kalau lagi ujan kolak batu,,,,kalau lagi panas batu ubi matang heee,,,,sbutan orang kampung gan,,,
meskipun demikian hal tersebut tidak menyulitkan warga untuk beraktifitas.!!!
.sebenarnya sih banyak keluh yang saya dengar dari warga masalah jalan,masalah selokan mampet,
yahh.... mau bagai mana lagi toh perhatian tidak tertuju pada kami,,,,
padahal kalau lagi pencoblosan masyarakat ini,selalu aktif gx ada yang golput tapi kenapa perhatian pemerintah kurang ...???
namun saya salut dengan warga kampung LBD meskipun sekarang susah sekali mencari fulus pergerakan warga buat bangun mesjid luar biasa ....jempol empat deh
setiap warga di musyawarahkan harus patungan perkepala rumah tangga Rp. 1000.000 dan untuk janda atau yang kurang mampu seikhlasnya,,,
uang itu akan di kumpulkan untuk membangun mesjid yang dulu pernah ambruk ,,,katanya sih mau di full cor ,,,heee..hebat kan peduli dengan rumah allah
oy sobat,,,,,,,,,,, meskipun di perkampungan,,,,, ibu-ibu kp.LBD tidak mau kalah,,,
ibu - ibu ini juga memutar otak mengadakan kas AL-BAROKAH Apakah itu,,?
ya ibu-ibu ini juga mengumpulkan khas tapi jangan salah bukan ngumpulin dari uang saku perminggunya ya,,,
uang itu di dapat dari jasa sewa tenda acara, dan perkakasnya,,,,
tenda ini sudah ada sejak saya masih di ponpes al-barokah ....nah makanya tenda ini menghasilkan khas ibu ibu al-barokah....setiap sekali sewa di patok Rp; 700.000 standard sewa kalau yang full Rp; 1.200.000 dipotong pemasang biasanya 300.000 lumayanlah buat adu bako hee,,,
masalah kesehatan di daerah ini lumayan ya....!!! gak ada dokter atanapi puskesmas paling paling minjem bidan kampung sebelah ,,,karna memang di kapung ini tidak ada sarana ksehatan , melahirkan saja kadang-kadang masih ama dukun beranak,,,aduuuuhhhh maklum wilayah tertinggal
di tempat ini tingkat kesehatannya kurang memadai karna jauhnya sarana untuk berobat warga lebih memilih mengkonsumsi obat dari warung ....
untuk sarana sekolah lumayan lah sekolah SDN KRAMAT JAYA sudah terhitung lengkap dan gratis
masyarakat sangat bersyukur bisa menyekolahkan anaknya dengan tidak membyar sekolah,,,ya paling beli seragam ama buku doang he,,,
dikampung lebak daleum sebenarnya tidak muluk2 perbaiki jalan , buka lapangan pekerjaan,beri bantu warga kami agar bisa mengolah apa yang ada...di kampung kami
ok agan semua sekian artikel ini saya buat kalau ada yang salah maklumin aja ya,,,,,,ok makasih saya ukie almulqi bangga jadi orang indonesia,,,bangga jadi anak bangsa....
ttd 15-12-14
ukie almulqi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar